Jumat, 16 November 2012

pengatar telematika




kelompok pengantar telematika :
achmad gozali juslim (13109544)
fitria rahmana rogawa (10109428)
viola puspitasari (12109993)


Universitas Gunadarma 
2012



pengantar telematika merupakan salah satu pembelajaran yang menjelaskan bagaimana seorang dapat lebih mengerti bagaimana memahami ruanglingkup telematika, bagaimana telematika digunakan saat ini untuk kehidupan sehari-hari. banyak masyarakat menggunakan fasilitas yang dapat dilihat/dipantau dan di unggah melalui website dan sebagainya. adapula sekelompok oarang yang melakukan perdagangan melalui media gadget, pelajar yang melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan cara via online ataupun membaca materi dari media teknologi, dan sebagainya.
semua contoh diatas adalah kegiatan dari telematika. berikut adalah materi yang kami pelajari dari pengantar telematika, semoga bermanfaat download di sini yahh :) 


Jumat, 06 Juli 2012

Sebuah Janji




Pada tahun 1989 terjadi gempa bumi berskala 6,9 SR di San Fransisco, Amerika Serikat. Sedikitnya 63 orang tewas dan ratusan terluka dalam bencana ini yang terjadi hanya dalam waktu 15 detik.

Ada seorang ayah yang meninggalkan istrinya di rumah setelah kondisinya dirasa aman, lalu ia buru-buru pergi ke sekolah anaknya. Setibanya di sana, ia mendapati gedung sekolah sudah dalam kondisi mengenaskan.

Begitu menghapus rasa terkejutnya, sang ayah teringat akan janji yang diucapkannya pada anaknya: "Apa pun yang terjadi, aku akan selalu ada untukmu!" Ia lalu mulai memikirkan rute jalan yang biasanya dilalui sang anak menuju kelasnya setiap pagi. Ia mencoba mengingat-ingat letak kelas anaknya yang kemungkinan berada di sudut kanan belakang gedung sekolah. Ia pun segera berlari ke sana dan mulai menggali reruntuhan gedung.

Selagi ia terus menggali, datang orangtua lainnya yang putus asa dan memanggil nama anaknya. Orangtua lain yang bermaksud baik berusaha menarik si ayah itu dari sisa bangunan sekolah yang mengenaskan, dengan berkata, "Sudah terlambat!"; "Mereka semua sudah meninggal"; "Kau tidak mungkin bisa menolong! Pulang sajalah!"; "Terima saja kenyataannya, tidak ada lagi yang bisa kau lakukan!" Si ayah menjawab semua komentar itu dengan ucapan, "Maukah Anda bantu saya sekarang?" dan setelah itu, ia melanjutkan penggaliannya demi sang anak.

Kepala dinas pemadam kebakaran tiba di tempat dan mencoba menarik si ayah itu dari reruntuhan bangunan sekolah dengan berkata, "Sudah mulai ada percikan api, terjadi ledakan di mana-mana. Anda dalam bahaya. Kami akan menangani masalah ini. Anda lebih baik pulang saja."

Lalu, seorang polisi datang dan berkata, "Anda itu sedang marah dan cemas. Semuanya ini sudah berakhir. Anda bisa membahayakan orang lain. Pulang sajalah. Kami akan menyelesaikan masalah di sini!"

Dengan berani, si ayah masih terus menggali karena ia perlu tahu: apakah anak lelakinya masih hidup atau sudah meninggal.

Delapan jam sudah berlalu, dan si ayah masih terus menggali... 12 jam... 24 jam... 36 jam... lalu di jam ke-38 ia mengangkat sebongkah besar batu dan mendengar suara anak lelakinya.

Ia memanggil nama anaknya: "ARMAND!"

Anak itu balas berteriak, "Ayah!?! Ini aku, Yah! Aku bilang ke anak-anak yang lain supaya tidak cemas. Kubilang kalau Ayah masih hidup, kau akan menyelamatkan aku. Dan begitu Ayah menyelamatkan aku, mereka juga akan diselamatkan. Ayah kan pernah berjanji, Apa pun yang terjadi, Ayah akan selalu ada untukku! Dan Ayah sudah penuhi janji itu!"

"Bagaimana kondisi di sana? Ada berapa anak?" tanya si ayah.

"Kami tinggal ber-14 dari 33 anak, Yah. Kami ketakutan, lapar, haus, dan bersyukur Ayah ada di sini. Waktu bangunan sekolah ambruk, ternyata runtuhannya membentuk segitiga. Dan itu menyelamatkan kami."

"Ayo, sekarang keluarlah, Nak!"

"Tidak, Yah! Biarkan anak yang lain lebih dulu karena aku yakin Ayah akan menolongku! Apa pun yang terjadi, aku tahu kau akan selalu ada untukku!"
____________________


Bagi sebagian orang, sebuah janji hanyalah janji tanpa merasa perlu untuk memenuhi janji yang telah diucapkannya itu. Seandainya si ayah dalam kisah di atas juga punya sikap mental seperti itu, pasti ia akan langsung menyerah begitu melihat kondisi mengenaskan bangunan sekolah. Janji pada anaknya akan diabaikan begitu saja, sehingga penantian si anak akan pertolongan sang ayah menjadi sia-sia. Dengan begitu, ceritanya akan memiliki akhir yang berbeda.a

Kisah Inspiratif 6 (Just promise to me PLEASE!!)

6. Just promise to me PLEASE!!
 
Untuk yg terkadang lupa akan janji nya bersama *seseorang yg kamu sayangi* yuukk..
liat kisah inspiratif ini.... semoga bermanfaat :)
 
ISTRI : sayang, ayo kita ketemu ditempat awal kita
bertemu.
Aku menunggumu disini

SUAMI : baiklah, aku akan membereskan
pekerjaanku dikantor untuk esok hari dulu

ISTRI : kamu lebih memilih pekerjaan untuk esok hari
dibanding aku?!

SUAMI : jangan khawatir, aku akan segera kesana,
ok?

ISTRI : okay, aku akan menunggumu.
Akan tetapi disaat hari yang ditunggu... Jam demi jam berlalu, sang istri menunggu ditempat yang telah distujui..
akan tetapi, ditempat lain..teman rekan kerja suaminya datang lebih
banyak dan suaminya pun terlalu asik dengan pekerjaannya dan melupakan janji dengan istri tercintanya. 
Saat sang suami itu melihat HPnya dan ada 4 msg dan 10 missed calls. dan untuk menutupi kesalahannya sang suami mematikan HP nya agar seolah-olah baterainya habis.

*...* 1 pagi Karena kecapekan sang suami itu langsung pulang
ke rumah dan melihat mertuanya menangis di luar
rumah, dia menantikan sang suami itu pulang untuk
memberikan kabar berita ke menantunya untuk
segera kerumah sakit.

MERTUA : (sambil menangis) barusan ada seseorang
dari kepolisian dan sekarang dirumah sakit
menelpon, tas istrimu dijambret dan dia berusaha
melawan sehingga akhirnya para perampok
menusuknya dengan pisau dan memukulnya hingga
tewas!

SUAMI : Jangan bercanda, bu!!
Tadi dia masih
menghubungi saya Sang suami itu menyalakan kembali HP nya dan
melihat sms yang dikirim istrinya.

*...* 11 malam
Sayang, kamu dimana?

*...* 11: 30 malam
Sayang, kenapa HPmu mati?

*...* 11: 45 malam
Sayang, ada sekumpulan pria mengikuti aku.

Aku
takut.kamu dimana? : '(

*...* 12 malam
Happy Anniversary Sayang, aku cinta padamu.
aku
hanya mau mengucapkannya secara langsung,
tetapi sepertinya aku tidak akan bertemu kamu
malam ini.

Selamat malam sayang, aku harap kamu
tidak kedinginan dan sakit ketika kamu sampai di rumah.
 
SAD STORY.... :'( but full of meaning :)

Minggu, 24 Juni 2012

Kisah Inspiratif 5 (penciptaan indah seorang wanita)

5. Penciptaan Indah SEORANG *WANITA*


 
Ketika tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,
"mengapa begitu lama menciptakan wanita, tuhan?"
tuhan menjawab,
"sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?" lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan".

Malaikat menjawab dan takjub,
"hanya dengan dua tangan? Tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
"tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari".

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
"tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?"
tuhan menjawab,
"itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata."
"untuk apa?", tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,
"air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Kisah Inspiratif 4 (pengorbanan terakhir seekor anjing)


4. pengorbanan terakhir seekor anjing


Sepasang suami istri yang sudah dikaruniai seorang anak berumur 1 tahun hidup dengan bahagia.
Mereka memelihara seekor anjing yang begitu setia. Sejak dari pacaran sampai sudah dikaruniai anak, anjing ini telah menjadi bagian dalam hidup mereka. Peliharaan, teman bermain, penjaga sekaligus pelindung keluarga.

Merekapun sangat menyayangi dan mempercayai anjing ini. Suatu saat kedua suami istri ini keluar rumah dan meninggalkan anak mereka bersama anjing peliharaannya.
Namun mereka lupa memberi makan anjing tersebut.

Saat mereka pulang, mereka dikejutkan dengan tetesan-tetesan darah yang berserahkan dilantai. Kaget, takut dan khawatir bercampur aduk dalam benak mereka.
Merekapun langsung berlari menuju kamar. Didepan pintu kamar, duduk anjing peliharaan itu dengan mulut yang masih meneteskan darah segar.

Histeris, kedua suami-istri berteriak.
Si istri terduduk lemas dengan isak tangis, sedangkan sang suami langsung mengambil kursi yang ada diruangan, dan menghantamkannya bertubi-tubi ke kepala anjing tersebut. Si anjing seolah pasrah menerima nasibnya tanpa berusaha menghindar sampai akhirnya mati.

Dengan perasaan hancur dan tangis yang semakin menjadi, kedua suami istri itu pun berpelukan. Dalam hati mereka tidak menyangka telah kehilangan sang buah hati dan anjing peliharaan bersamaan.
Dengan langkah lunglai, keduanya memasuki kamar. Dan betapa kagetnya mereka saat melihat anak mereka tertidur pulas diatas ranjang, sedangkan disamping ranjang tergeletak seekor ular sudah mati berlumuran darah.

Mereka baru sadar ternyata...anjing peliharaan itu telah melindungi anak mereka dari ancaman si ular.

Dari cerita ini kita belajar janganlah ceroboh dalam bertindak karena penyesalan selalu datang terakhir dan sayangi selalu hewan peliharaan anda karena hewan itu ternyata lebih setia daripada manusia.

Kamis, 03 Mei 2012

Kisah Inspiratif 3 (Pengorbanan Soerang Ayah)

3. Pengorbanan Seorang Ayah


KISAH INSUPERATIF Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !! Terjadi Di Jakarta !!!, Ayah Menggendong Mayat Anaknya Dari RSCM Ke Bogor Karena Tak Mampu Bayar Ambulan !! Penumpang kereta rel listrik (krl) jurusan Jakarta – Bogor pun geger Minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, khaerunisa (3 thn). Supriono akan memakamkan si kecil di kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa krl. Tapi di stasiun tebet, supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. 

Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi. Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa khaerunisa untuk berobat ke puskesmas kecamatan setiabudi. 

Saya hanya sekali bawa khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya rp 10.000,- per hari. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel ka di cikini itu. 

Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, muriski saleh (6 thn), untuk memulung kardus di manggarai hingga salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya. Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (5/6) pukul 07.00. Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. 

Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan muriski termangu. Uang di saku tinggal rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari manggarai hingga ke stasiun tebet, supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di kramat, bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung. 

Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di stasiun tebet. Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau khaerunisa sudah menghadap sang khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika krl jurusan bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri supriono dan menanyakan anaknya. 

Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang krl yang mendengar penjelasan supriono langsung berkerumun dan supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam. Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan. 

Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi karena tidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. 

Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor. Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan. Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. 

Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah khaerunisa. Jangan bilang keluarga supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia, ujarnya. Klik Bagikan agar semua orang tau betapa besarnya cinta seorang "AYAH"

Kisah Inspiratif 2 (Cinta Tanpa Syarat)

2. Cinta tanpa syarat



Pagi itu klinik sangat sibuk. Sekitar jam 9:30 seorang kakek berusia 70-an datang untuk membuka jahitan pada luka di ibu-jarinya. Saya menyiapkan berkasnya dan memintanya menunggu, sebab semua dokter masih sibuk dan mungkin dia baru dapat ditangani setidaknya 1 jam lagi. Sewaktu menunggu, pria tua itu nampak gelisah, sebentar-sebentar melirik ke jam tangannya. Saya merasa kasihan. Jadi ketika sedang luang saya sempatkan untuk memeriksa lukanya. Nampaknya cukup baik, sudah kering dan tinggal membuka jahitan dan memasang perban baru. Pekerjaan yang tidak terlalu sulit, sehingga atas persetujuan dokter, saya putuskan untuk melakukannya sendiri.


Sambil menangani lukanya, saya bertanya apakah dia punya janji lain hingga tampak terburu-buru. Lelaki tua itu menjawab tidak, dia hendak ke rumah jompo untuk makan siang bersama istrinya, seperti yang dilakukannya sehari-hari. Dia menceritakan bahwa istrinya sudah dirawat disana sejak beberapa waktu dan istrinya mengidap penyakit Alzheimer. Lalu saya bertanya apakah istrinya akan marah kalau dia datang terlambat. Dia menjawab bahwa istrinya sudah tidak lagi dapat mengenalinya sejak 5 tahun terakhir. Saya sangat terkejut dan berkata,

"Bapak masih pergi kesana setiap hari walaupun istri Bapak tidak kenal lagi?"
Dia tersenyum sambil tangannya menepuk tangan saya dan berkata,
"Dia memang tidak mengenali saya, tetapi saya masih mengenali dia, kan?"

Saya terus menahan air mata sampai kakek itu pergi, tangan saya masih tetap merinding. Cinta kasih seperti itulah yang saya mau dalam hidupku. Cinta sesungguhnya tidak bersifat fisik atau romantis. Cinta sejati adalah menerima apa adanya yang terjadi saat ini, yang sudah terjadi, yang akan terjadi, dan yang tidak akan pernah terjadi. 

Bagi saya pengalaman ini menyampaikan satu pesan penting :
Orang yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki segala sesuatu yang terbaik, melainkan mereka dapat berbuat yang terbaik dengan apa yang mereka miliki... ;)

Kisah Inspiratif 1 (Pengorbanan Seorang Ibu)

Sepenggal kata :

Terkadang kita lupa untuk lebih berbahagia dan mensyukuri apa yang sudah kita miliki hingga saat ini, berikut ini adalah beberapa kumpulan cerita inspiratif yang saya kutip dari beberapa nara sumber dan website..

Semoga jika kamu adalah orang yang beruntung segera memahaminya dan mensyukurinya, insya allah Rahmat Allah dan ke ridhoan-Nya selalu menyertai kamu... amin...... :)

CEKEPROTTTT....

1. Pengorbanan seorang itu...


Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begituaneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya.

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.

Pemimpin tim dan seluruh anggota tim lalu meninggalkan rumah ini dan akan mencari gedung yang runtuh berikutnya. Namun karena alasan tertentu, pemimpin tim terdorong untuk kembali ke rumah hancur dari wanita tadi. Pemimpin tim ini lalu berlutut lagi dan menggunakan kepalanya melalui celah-celah sempit untuk mencari sedikit ruang di bawah mayat wanita tersebut. Tiba-tiba, ia berteriak dengan gembira, "Anak kecil! Ada anak kecil!"

Lalu seluruh tim bekerja bersama-sama, dengan hati-hati mereka menyingkirkan tumpukan benda hancur di sekitar wanita yang sudah meninggal. Ada seorang anak kecil berusia 3 bulan terbungkus selimut bunga-bunga di bawah mayat ibunya. Jelas, wanita itu telah membuat pengorbanan untuk menyelamatkan anaknya. Ketika rumahnya jatuh, ia menggunakan tubuhnya untuk membuat penutup untuk melindungi anaknya. Anak itu masih tidur pulas ketika pemimpin tim mengangkatnya.

Para dokter datang cepat untuk mengevakuasi anak kecil itu. Setelah ia membuka selimut, ia melihat sebuah ponsel di dalam selimut. Ada pesan teks pada layar. Dikatakan, "Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu." Ponsel ini berkeliling dari satu tangan ke tangan yang lain pada tim itu. Setiap tubuh yang membaca pesan tersebut menangis. "Jika kamu dapat bertahan hidup, kamu harus ingat bahwa aku mencintaimu." Itu artinya cinta ibu untuk anaknya!